Select Page

Fakultas Ilmu Budaya Kembali mendapat kepercayaan tahun ini dari Pimpinan Universitas Hasanuddin untuk mewakili Unhas dalam mengikuti kegiatan pencanangan zona integritas di wilayah Sekretariat Direktorat Pendidikan Tinggi dan beberapa perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Beberapa rangkaian pendampingan yang dilakukan lansung oleh tim zona integritas Irjen Kemendikbudristek hingga datang lansung berkunjung ke Fakultas Ilmu Budaya Unhas untuk melihat kesiapan Universitas Hasanuddin untuk mendapatkan pengakuan sebagai Zona Integritas WBK/WBBM.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh kami di Fakultas Ilmu Budaya dengan perhatian lansung dari pimpinan Universitas, bahkan Sekretaris Universitas Prof Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, MT turun lansung disetiap kegiatan yang berkaitan dengan zona integritas. Apalagi ibu Rektor membentuk tim Zona Integritas di tingkat Universitas jadi kami merasa sangat mendapat dukungan besar dari Universitas. Tim dari Universitas sangat membantu kami di sini, kami merasa tidak mempersiapkan semuanya sendiri terang Dekan Fak. Ilmu Budaya Unhas Prof. Dr. Akin Duli, MA.

Hari ini kamis, kami mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Internalisasi Nilai Zona Integritas yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi secara daring via Zoom Meeting dan Youtube. Ada 46 perguruan tinggi, 16 LLDikti yang mendapat kesempatan untuk diajukan sebagai wilayah pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM di lingkungan Kemendikbudristek. Kegiatan ini dibuka lansung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi RI Bapak Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng.

Dirjen Pendidikan tinggi menghadirkan Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring, Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membawakan materi “Membangun Budaya Anti Gratifikasi dalam rangka mewujudkan SDM Pendidikan Tinggi yang berintegritas” juga dari Komisioner KASN Pengawasan Penerapan Nilai Dasar Kode Etik, Kode Prilaku, dan Netralitas Pegawai ASN dengan materi “Strategi pencegahan Gratifikasi melalui Pengawasan Sistem Merit, penegakkan kode etik, dan kode prilaku”.

Materi ini sangat menarik sebab grativikasi mempunyai pengertian yang sangat luas, ada gratifikasi legal dan ada yang ilegal. Kami masih sangat awam tentunya dengan hal ini, apalagi di dunia kampus, ada budaya-budaya yang mungkin saja telah kita lakukan dan ternyata itu adalah sebuah grativikasi. Makanya kami memberi arahan agar materi ini menjadi perhatian Wakil Dekan, Tim Zona Integritas FIB, para Bapak/Ibu pimpinan Departemen dan para tenaga kependidikan untuk mengikuti materi ini. Sampai ada momen nonton bareng atau nobar yang diinisiasi oleh Kepala Tata Usaha kami Bapak Arwin SE, MM bersama para Tenaga Kependidikan di kantor pelayanan kami.

Harapan kami semoga tahun ini, sudah bisa mendapat pencanangan sebagai Wilayah Pembangunan Zona Intergritas WBK/WBBM. SDM dan Fasilitas telah kami persiapkan dengan sebaik-baiknya untuk ini. Tentunya support dari semua pihak sangat kami harapkan, baik itu dari mahasiswa dan orang tua mahasiswa, mitra dan pengguna alumni dan tentunya para alumni kami, tutup Prof. Dr. Akin Duli, MA. (17/6/21)